6 Tips Menjaga Kucing Kesayangan Tetap Sehat dan Berumur Panjang

credit : unsplash.com

Memelihara kucing nampaknya sudah menjadi tren yang diikuti oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Tidak heran, hewan yang satu ini memang memiliki pesona yang sulit ditolak oleh siapa pun yang melihatnya.

Namun, rupanya masih belum banyak cat owner yang paham mengenai tata cara memelihara kucing dengan baik dan benar. Akibatnya, kucing jadi mudah sakit atau bahkan mati. Yuk, coba ikuti tips di bawah ini agar kucing kesayangan bisa hidup sehat dan panjang umur.

1. Rutin memberikan obat cacing

Meskipun terlihat remeh, pemberian obat cacing secara rutin dapat menjaga kucing tetap sehat. Seperti dilaporkan oleh Cornell Feline Health Center, infeksi cacing yang dibiarkan tanpa pengobatan dapat menyebabkan kucing muntah, diare, hilang nafsu makan, anemia, hingga kerusakan usus.

Oleh karena itu, berikan obat cacing secara rutin untuk mencegah kucing mengalami cacingan. Jika ingin mendapat penjelasan yang lebih detail, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter hewan agar pengobatan yang diberikan tepat, ya.

2. Vaksinasi lengkap

Salah satu cara menjadikan kucing selalu sehat dan meningkatkan usia harapan hidupnya adalah dengan memberikan vaksinasi lengkap. Ini masuk akal karena vaksin bisa mencegah kucing terkena berbagai penyakit mematikan yang sulit diobati dan mengancam nyawa.

Dilansir VCA Hospitals, ada tiga jenis vaksin inti yang wajib diberikan untuk kucing kesayangan, yaitu vaksin untuk melawan Feline Panleukopenia Virus (FPV), Feline Viral Rhinotracheitis (FVR), dan Feline Calicivirus (FCV). Rangkaian vaksinasi pun bisa dimulai sejak kucing berusia 6-8 minggu dan diulang setiap 1-3 tahun, tergantung jenis vaksin dan gaya hidup untuk menjaga level imunitas tubuh tetap tinggi.

3. Beri pakan yang sesuai

Tidak seperti anjing yang merupakan hewan pemakan segala alias omnivora, kucing adalah seekor pemakan daging atau karnivora sejati. Oleh karena itu, diet yang diberikan juga harus sesuai dengan kebutuhan kucing agar nutrisinya terpenuhi.

Jangan memberikan kucing makanan manusia seperti nasi atau sesuatu yang berbumbu. Meskipun mereka mau mengonsumsi makanan tersebut, tapi besar kemungkinan akan menimbulkan masalah pencernaan seperti diare.

Selain itu, memberikan nasi atau karbohidrat lain dalam jumlah berlebih dapat menyebabkan kucing mengalami obesitas. Hal ini bahaya, sebab seperti dilansir WebMD, obesitas dapat menyebabkan kucing menderita diabetes.

4. Pelihara secara indoor

WebMD melaporkan, kucing yang dipelihara di dalam rumah saja cenderung mencapai umur 10-15 tahun, jauh lebih panjang dibanding kucing yang dipelihara secara outdoor yang usia harapan hidupnya hanya sekitar 2-5 tahun.

Ketika hanya berkutat di dalam rumah, kucing akan terhindar dari berbagai penyakit yang dapat diperoleh saat kontak dengan kucing lain atau dari tempat lain. Risiko kucing mengalami kecelakaan juga menurun.

UC Davis Veterinary Medicine melaporkan, agar kucing bisa tetap bergerak aktif dan terhindar dari kemungkinan obesitas atau merusak perabotan, pemilik dapat memasang fasilitas enrichment seperti cat tree, mainan, atau kotak untuk bermain. Kucing akan hidup bahagia dan sejahtera hingga usia tua.

5. Cek kesehatan rutin

Seperti manusia, kucing pun juga bisa mengalami masalah kesehatan, terlebih ketika mulai memasuki usia dewasa. Kucing yang sudah mulai tua bisa mengalami berbagai penyakit yang tanda-tandanya seringkali tidak tampak sebelum kondisinya parah.

Guna mencegah adanya keterlambatan pemilik mengetahui status kesehatan kucing, jangan lupa untuk membawa hewan kesayanganmu tersebut ke dokter hewan untuk pemeriksaan kesehatan rutin. Purina melansir, cek kesehatan tersebut dilakukan setidaknya setahun sekali atau lebih sering pada kucing senior.

6. Berikan kasih sayang yang melimpah

Sebagai cat owner yang baik dan bertanggung jawab, tentunya kamu tidak hanya wajib menyediakan segala kebutuhan dasar dan fasilitas kesehatan untuk kucing kesayangan. Ada satu faktor penting yang turut berkontribusi agar kucing merasa bahagia, yaitu limpahan kasih sayang dari pemiliknya.

Dilansir Hill’s, kucing memiliki kemampuan untuk memahami maksud dari perkataan, gerak tubuh, dan ekspresi manusia, meskipun terkadang tidak ingin memberi respon. Oleh karena itu, berikan kasih sayang, ajak kucing berbicara dan bermain karena mereka paham dengan apa yang kamu lakukan.

Wah, ternyata memelihara kucing agar tetap sehat dan berumur panjang cukup repot, ya? Jelas, karena dalam memelihara kucing atau hewan apa pun tidak bisa hanya dilakukan secara sembarangan. Dibutuhkan komitmen yang kuat, tanggung jawab besar, dan finansial yang cukup agar hewan peliharaan hidup sejahtera. Yuk, mulai sekarang selalu berikan yang terbaik untuk si kaki empat kesayangan.

 

source : idntimes.com
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *