Ketahui 5 Suara yang Sangat Dibenci Kucing, Bisa Bikin Stres!

Kucing memiliki kosakata suara yang sangat luas yang digunakan untuk mengomunikasikan suasana hati, keinginan, dan emosi kepada kucing lain serta manusia. Salah satu alasan mengapa kucing sangat menyukai suara adalah karena mereka memiliki pendengaran yang sangat sensitif.

Manusia mendengar suara dalam rentang 20-20.000 Hz, sedangkan kucing dapat mendengar suara pada rentang 45-60.000 Hz. Bahkan, kucing sebenarnya dapat mendengar frekuensi suara yang lebih tinggi daripada anjing. Kemampuan kucing dalam mendengar ini membantu mereka dalam hal berburu, seperti jenis dan ukuran hewan buruan.

Karena kapasitas pendengaran kucing yang jauh lebih besar daripada manusia, banyak suara yang tidak mengganggu manusia ternyata dapat mengganggu kucing. Sebagai pemilik kucing yang baik, kamu tentunya ingin membuat kucingmu seaman dan senyaman mungkin di lingkungan tempat tinggalnya. Salah satu cara menciptakan lingkungan yang aman ini adalah mengetahui suara apa yang dapat mengganggu kucing dan menghindarinya sebisa mungkin.

Pertanyaannya, seperti apa suara yang dirasa dapat mengganggu kucing? Ini dia jawabannya yang telah dirangkum dari laman Cat In The Box dan Petmoo.

credit : unsplash.com

 

1. Suara keras

Kucing sangat tidak menyukai suara yang keras, seperti suara sound system, teriakan, kendaraan, dan sebagainya. Jadi, jika kamu ingin mengundang orang-orang dan mengadakan pesta di rumah, pindahkan kucing ke tempat lain untuk sementara waktu.

Untuk banyak kucing, suara keras dapat menyebabkan sakit kepala parah. Kucing memang memiliki refleks untuk meminimalkan paparan suara yang terlalu keras. Otot-otot kecil di telinga tengah kucing dapat berkontraksi untuk melindungi telinga bagian dalam dari suara keras. Namun, suara keras yang tiba-tiba, seperti kembang api, terjadi terlalu cepat sehingga membuat refleks tersebut tidak berfungsi untuk memberikan perlindungan.

 

2. Suara cepat

Kucing adalah hewan yang senang bersantai dan dapat tidur sepanjang waktu. Untuk itu, kucing cenderung menghindari suara yang tiba-tiba karena akan mengganggu ketenangan. Suara yang cepat akan membuat kucing kaget dan berlari ketakutan.

Kadang, ini digunakan untuk melatih kucing agar menghentikan perilaku tidak sopan, seperti menggunakan tepukan. Dalam hal ini, kucing akan menghubungkan suara-suara ini dengan sesuatu yang tidak menyenangkan.

 

3. Suara mendesis

Kucing menggunakan suara mendesis untuk menghadapi atau menakut-nakuti kucing lain. Karenanya, kucing juga tidak menyukai suara mendesis, misalnya saat manusia menirukan suara mendesis yang biasa dilakukan kucing.

Induk kucing akan mendesis pada hewan lain atau manusia yang mencoba mendekati anak-anaknya. Kucing juga akan mendesis untuk mencegah kucing lain mendekat. Bagi kucing, mendengar suara mendesis dapat membangkitkan perasaan terancam. Selain desisan dari mulut, suara kaleng aerosol yang disemprot dan yang sejenisnya juga akan disalahartikan oleh kucing sebagai desisan marah.

 

4. Suara berfrekuensi tinggi

Kucing mampu mendengar suara dengan frekuensi yang bahkan tidak bisa dibayangkan manusia. Oleh sebab itu, bahkan suara terkecil yang tidak terdengar oleh manusia dapat membuat kucing merasa tergganggu sampai batas tertentu.

Beberapa hal yang di rumah yang diketahui menghasilkan suara yang dibenci kucing, antara lain remot kontrol, bola lampu neon, layar televisi, layar komputer. Barang-barang ini dapat menghasilkan suara berfrekuensi tinggi yang dapat mengganggu indra pendengaran kucing yang sensitif.

 

5. Perangkat elektronik

Banyak perangkat epektronik di rumah yang mengeluarkan suara yang dianggap mengganggu bagi kucing. Sebut saja komputer, televisi, detektor asap, dan bahkan remot kontrol, mampu menghasilkan suara yang tidak mengganggu bagi manusia, tetapi terdengar sangat kasar bagi kucing.

Yang lebih parah, hiruk-pikuk suara elektronik ini ternyata memengaruhi kesehatan kucing. Sebuah penelitian yang mempelajari efek non-pendengaran dari kebisingan pada tikus lab dipublikasikan dalam jurnal Comparative Medicine tahun 2005 menyimpulkan bahwa kebisingan menyebabkan perubahan dalam sistem kardiovaskular dan endokrin hewan dan mempengaruhi tidur mereka, kerentanan terhadap kejang, dan perilaku sosial.

 

Umumnya, kucing membenci suara-suara tertentu karena mereka memiliki pendengaran yang sangat halus dan berkembang dengan baik yang membuat mereka hipersensitif terhadap suara sekecil apa pun. Meskipun tiap kucing unik dan merespons suara dengan cara yang berbeda-beda, ada baiknya kamu membuat rumah menjadi senyaman mungkin bagi kucing dengan menjauhkan suara-suara yang dapat mengganggu kucing.

 

source : idntimes.com

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *