Mengenal Manfaat Minyak Ikan untuk Anjing dan Kucing dan Efek Samping Jika Berlebihan

Menjaga kesehatan hewan peliharaan kucing dan anjing yang dirawat dalam rumah adalah tugas yang tidak ringan jika tidak melakukan dengan cinta dan menyayangi mereka. Perhatian secara terus menerus terhadap perubahan kebiasaan mereka yang tidak normal ketika masa perubahan musim dingin ke musim panas atau sebaliknya, membuat majikan berusaha menjaga kucing dan anjing tetap sehat dengan berbagai cara yang direkomendasikan.

Salah satu jenis suplemen atau nutrisi yang tak kalah penting untuk hewan peliharaan, selain mencukupkan kebutuhan gizi melalui pakan makanan yang disediakan, beberapa majikan pemilik hewan peliharaan ada yang menambahkan nutrisi tambahan, misalnya manfaat minyak ikan.

Minyak yang berasal dari ikan adalah suplemen yang memiliki kandungan nutrisi cukup banyak manfaatnya untuk kesehatan bagi makhluk hidup. Sama seperti halnya bagi kucing dan anjing ketika mereka memperoleh nutrisi tersebut, beberapa resiko penyakit yang dapat di antisipasi sekaligus meminimalisasikan suatu yang tidak diinginkan terjadi menjadi lebih kecil, Manfaat minyak ikan bekerja mengurangi risiko kemungkinan masalah kesehatan terhadap jantung, menstabilkan aliran darah lebih stabil dan pencegahan kemungkinan masalah kesehatan yang mengakibatkan rasa sakit di bagian radang sendi.

Manfaat minyak ikan untuk hewan peliharaan sebagai suplemen, sering digunakan pemilik yang sudah memelihara kucing atau anjing. Kandungan minyak berasal dari ikan penambah nutrisi cukup penting dan bermanfaat bagi tubuh peliharaan adalah lemak omega-3. Untuk mengenal manfaat dan efek samping minyak ikan untuk kucing atau anjing, konsultasikan dengan dokter hewan terdekat.

Bicara tentang manfaat minyak ikan untuk kucing dan anjing, kemampuan omega-3 sebagai nutrisi mencukupi membran sel serta menghasilkan energi tubuh. Selain itu asam lemak omega-3 sebagai asam lemak esensial, tidak bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh atau dengan kata lainnya harus didapatkan dari luar seperti makanan.

Minyak ikan yang umum dijual bebas di pasar dan sekitaran Apotik dan toko obat yang menyediakan, sebagai besar terbagi pada 2 bentuk. Anda bisa memilih yang cocok diberikan pada kucing atau anjing karena bisa berwujud cair atau yang sudah padat.

Rata-rata dalam nutrisi minyak dari ikan yang dikonsumsi, terdapat dua jenis asam lemak omega-3 (asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA)). Sumber makanan hewani jenis ikan atau sumber yang kaya dengan asam lemak omega-3 seperti ini, sebagian besar mudah ditemukan pada ikan air dingin seperti salmon, tuna, pollock dan trout.

Manfaat Minyak Ikan

Ada beberapa manfaat minyak ikan untuk kesehatan kucing dan anjing ketika majikan rutin menyediakan nutrisi suplemen tersebut untuk hewan peliharaannya, diantaranya:
Mencegah dan mengurangi sakit dan resiko peradangan
minyak ikan

Salah satu manfaat minyak ikan yang diperoleh kucing dan anjing jika mengonsumsi rutin sesuai petunjuk dokter hewan, pengaruh positif pada kesehatan bisa mencegah dan mengurangi rasa sakit yang timbul lebih besar. Biasanya minyak bersumber dari ikan dipakai pemilik peliharaan untuk mencegah peradangan.

Suplemen yang memiliki kelebihan pada anti-inflamasi, sekaligus tambahan lain seperti EPA dan DHA mengurangi peradangan sehingga dapat membantu hewan peliharaan dari kemungkinan gangguan kesehatan seperti radang sendi dan jantung. Bahkan manfaat terbaik minyak ikan untuk beberapa ras hewan yang memiliki masalah pada alergi tertentu, yakni mengurangi rasa gatal.

5 Manfaat Minyak Ikan untuk Kucing dan Anjing

1. Melindungi jantung

Minyak ikan diketahui dapat mengurangi resiko jantung karena mampu membuat stabil tekanan jantung yang tidak teratur menjadi lebih baik. Selain itu pemberian yang tepat sesuai anjuran dokter hewan, manfaat minyak ikan bagi hewan peliharaan bertindak sebagai anti-koagulan dan mencegah pengumpalan darah.

2. Mengatasi masalah kulit kering dan bersisik pada hewan peliharaan

Memberikan minyak ikan kepada hewan peliharaan yang alergi pada zat makanan dapat mengurangi rasa gatal dengan mengurangi produksi tubuh. Cara kerja penekanan gatal dari kulit kering dan bersisik, kandungan minyak ikan membantu metabolisme melepaskan stimulator peradangan yang disebut sitokin.

3. Membantu menekan perkembangan penyakit ginjal

Hewan yang mengalami gagal ginjal, minyak ikan dapat menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kehilangan protein yang tidak diinginkan dalam urin, dan mengurangi produksi zat pro-inflamasi yang memperburuk ginjal.

Dalam sebuah penelitian terhadap 146 kucing dengan penyakit ginjal yang diberi makanan dengan suplemen asam lemak omega 3, memiliki kemungkinan hidup lebih lama, sekitar 17 bulan dibandingkan mereka tidak diberi suplemen.

4. Membantu meredakan penyakit sendi rematik

Minyak ikan menurunkan produksi prostaglandin yang menekan sakit peradangan pada persendian. Anjing dan kucing dengan gejala rematik yang diberi minyak ikan lebih nyaman dan gesit daripada yang tidak diberi suplemen.

5. Meningkatkan perkembangan neurologis dan fungsi kognitif

Dalam studi yang dilakukan terhadap anak anjing dengan DHA baik, kemampuan belajar lebih meningkat, selain itu mereka dapat mempertahankan keterampilan tertentu jika dibandingkan dengan mereka yang tidak menerima DHA tambahan.

Hewan peliharaan yang lebih tua yang menderita disfungsi kognitif telah meningkat dalam pengenalan anggota keluarga.

Efek Samping Minyak Ikan untuk Hewan Peliharaan

Selain memahami manfaat minyak ikan untuk hewan peliharaan, pemilik kucing atau anjing perlu juga tahu tentang efek samping jika pemberian tidak sesuai anjuran dokter hewan.

Sumber protein dari minyak ikan sebagian besar aman untuk hewan peliharaan jika takaran seperti rekomendasi dokter hewan.

Manfaat minyak ikan untuk kucing dan anjing bisa berbalik menjadi resiko untuk hewan jika dosis dikonsumsi terlalu tinggi untuk mereka.

Kucing dan anjing memakan minyak ikan secara berlebihan, beberapa ciri mengindikasi muncul diare, muntah, sering tidur, aroma pernapasan menjadi bau, meningkatkan gatal, bulu dan kulit mengeluarkan minyak, hingga kemungkinan penyembuhan luka menjadi lebih lama.

Oleh karena itu, kucing dan anjing yang terluka tidak disarankan diberi minyak ikan jika tidak mendapat saran dokter hewan.

Gejala lebih serius untuk kucing dan anjing memperoleh minyak ikan berlebihan, hewan peliharaan bisa mengalami masalah pankreas, pendarahan, muncul memar tidak wajar, hingga menjadi kejang.

Jika memiliki kucing atau anjing dengan riwayat alergi pada zat minyak ikan, mereka tidak disarankan mendapatkan sumber protein berasal dari zat ini.

Pantangan lain pemberian minyak ikan untuk kucing dan anjing, saat mereka ada penyakit spesifik. Misalnya diabetes, diare, penyakir pangkreatitis.

Kucing dan anjing dalam masa kehamilan atau menyusui, sebelum mengonsumsi minyak ikan harus konsultasi dengan dokter hewan.

sumber:hewandankita.blogspot.com