Ini Waktu yang Tepat Mengganti Makanan Kucing

credit : www.pexels.com

 

Dokter Hewan lulusan Universitas Negeri Iowa, Lorie Huston, mengatakan kebutuhan pertumbuhan anak kucing membutuhkan makanan hewan dengan kandungan protein dan jumlah kalori yang lebih tinggi.

“Obesitas merupakan penyakit nutrisi paling umum yang terlihat pada anjing dan kucing. Salah satu alasannya pemberian makan yang tidak sesuai dengan usia hewan peliharaan,” kata dia dikutip dari situs petmd.com.

Untuk memastikan kebutuhan nutrisi kucing Anda tetap terpenuhi, maka mengganti makanan menjadi pilihan yang penting. Melansir dari laman pawtracks.com, berikut cara mengetahui waktu yang tepat mengganti makanan kucing yang baru:

  • Usia Kucing

Pertumbuhan anak kucing sangat membutuhkan makanan yang tinggi protein dan kalori. Makanan kucing dewasa bisa ditemukan pada toko hewancyang sesuai dengan usia 1 hingga sekitar 7 tahun.

  • Masalah Berat Badan

Apabila kucing Anda tampak perlu menurunkan berat badan, segera lakukan konsultasi dnegan dokter hewan terdekat. Para dokter mungkin merekomendasikan untuk beralih ke merek makanan kucing lain.

  • Iritasi Kulit

Salah memberikan makanan kepada kucing,dapat menyebabkan iritasi kulit, bulu kusam, atau alergi. Kandungan asam lemak sangat dibutuhkan kucing untuk menjaga kulitnya tetap sehat dan bulunya bagus dan berkilau.

  • Masalah Kesehatan

Masalah pencernaan karena makanannya. Intoleransi makanan atau makanan dengan kualitas rendah dapat menyebabkan perut kembung kronis hingga mencret.

Setelah operasi, penyakit atau peristiwa yang membuat stres pada kucing yang terlihat lesu dan lemah. Anda dapat meningkatkan sistem kekebalannya dengan mengubah makanannya secara perlahan.

  • Rasa Makanan

Jika kucing Anda tidak tertarik dengan makanannya saat ini, coba tambahkan makanan basah sebagai topping. Atau Anda bisa menggantinya dengan makanan yang mengandung kadar protein tinggi akan berbau sedap bagi kucing.

 

source : tempo.co

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *