Mengenal Kucing Munchkin dan Risiko Penyakit yang Mengintainya

credit : instagram/katieandfrankie

 

Kucing Munchkin adalah jenis kucing yang punya penampilan fisik berbeda dengan kebanyakan kucing pada umumnya.

Kucing Munchkin memiliki postur tubuh seperti kucing pada umumnya, namun yang membuat ras kucing ini berbeda adalah panjang kaki yang dimiliki.

Secara khusus, kucing Munchkin memiliki kaki pendek.  Menurut The International Cat Association (TICA), kucing munchkin telah diakui sejak tahun 1994 sebagai ras kucing independen.

Kondisi kaki pendek pada kucing Munchkin disebut sebagai kondrodisplasia, yakni dwarfisme yang tidak proporsional, bila seluruh kakinya pendek, maka kucing tersebut masuk pada kelompok kucing munchkin standart.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Online Mendelian Inheritance In Animal (Omia.org), mengungkapkan bahwa kondrosiplasia ini terjadi mutasi secara alami, yang diketahu terpisah menjadi tipe kaki panjang dan kaki pendek.

Masih dari sumber yang sama menjelaskan, hasil CT kaki depan kucing jantan Munchkin standar usia 4 tahun mengalami  pemendekan semua tulang panjang distal dan proksimal termasuk humerus, radius, ulna dan metacarpalia. Adapun persentase pemendekan tulang-tulang tersebut mencapai 70 persen dibandingkan dengan ukuran normal kucing pada umumnya.

Pemendekan bagian kaki tersebut, berarti tungkai bagian depan dan belakang menjadi sangat pendek, sehingga membahayakan kemampuannya dalam hal melompat dan tinggi akan risiko penyakit nyeri sendi, dikutip dari laman ufaw.org.uk.

Adapun penyakit sendi yang dimaksud menimpa kucing dengan penampilan lucu ini adalah osteoarthritis. Ini merupakan  akibat dari tekanan beban yang abnormal bertumpu di bagian sendi kucing tersebut.

Sebab memiliki kelainan secara alami, kondisi tersebut mempengaruhi hidup kucing munchkin yakni kesulitan dalam berjalan atau bergerak secara normal, walaupun kasus osteoarthritis menurut penelitian masih sulit ditentukan sejauh mana mempengaruhi kesejahteraan kucing, namun kondisi tersebut dapat picu disfungsi lainnya dan rasa sakit.

Selain itu, kucing Munchkin juga berisiko mengalami penyakit yang disebit sebagai insiden pada breed, yakni lordosis dan pectus excavatum. Mengutip dari laman  bmcgenomdata.biomedcentral.com, menyebutkan bahwa Lordosis pada kucing Munchkin ditandai dengan kondisi kelengkungan pada tulang belakang yang berlebihan, kemudian pectus excavatum  adalah kondisi dada berlubang.

 

source : tempo.co
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *