7 Penyebab Kucing Tidak Mau Makan

credit : pexels.com

 

Pada kondisi tertentu, kucing peliharaan akan mengalami fase tidak menyukai makanan yang diberikan, bahkan tidak mau makan.

Mendapati kucing peliharaan yang tidak mau makan tentu membuat pemiliknya merasa khawatir. Namun, sebetulnya, kondisi ini umum dialami kucing serta hewan peliharaan lainnya.

Ada dua penyebab utama kucing peliharaan tidak mau makan, yakni adanya masalah kesehatan dan tidak menyukai makanan yang ditawarkan.

Namun, apa pun alasannya, tetap berusaha membujuk sahabat bulu untuk makan demi menjaga kesehatannya serta mencegah risiko yang lebih buruk.

Dikutip dari The Spruce Pets, berikut penjelasan lengkap penyebab kucing tidak mau makan, baik masalah kesehatan maupun makanan.

Penyakit pernapasan

Masalah pernapasan dapat mempengaruhi indra penciuman atau kemampuan bernapas kucing, yang akhirnya menyebabkan hilangnya nafsu makan.

Penyakit pernapasan bagian atas dapat menyumbat hidung dan mata kucing dengan keluarnya cairan yang mengakibatkan hilangnya atau pembatasan pada penglihatan serta penciuman sementara.

Penyakit saluran pernapasan bagian bawah dapat mempengaruhi paru-paru kucing sehingga menyebabkannya kesulitan bernapas. Masalah pernapasan ini disebabkan infeksi bakteri atau virus yang memerlukan perawatan dasar.

Penyakit sistem pencernaan

Masalah dengan perut, usus, pankreas, atau bagian lain dari sistem pencernaan kucing dapat menyebabkannya berhenti makan. Kucing juga akan muntah dan mengalami diare atau sakit perut di samping masalah pencernaan.

Namun biasanya, penurunan nafsu makan ini akan menjadi salah satu tanda awal adanya masalah pada sistem pencernaan.

Masalah dapat berkisar dari refluks asam, tumor, ketidakseimbangan bakteri usus, parasit, penyakit iritasi usus, dan masalah lainnya.

Menelan benda asing

Beberapa kucing suka memakan sesuatu yang tidak boleh dimakan atau mungkin menelan bola rambut, yang semuanya dapat tersangkut di perut atau usus.

Benda asing yang tersangkut di saluran pencernaan kucing ini disebut sebagai obstruksi gastrointestinal atau obstruksi GI. Obstruksi GI tidak akan membiarkan makanan melewati saluran pencernaan.

Karena itu, kucing peliharaan akan mengalami muntah dan kemungkinan besar berhenti makan. Beberapa benda asing ini dapat melewati sistem pencernaan kucing dan menyebabkan gangguan GI. Namun, beberapa ada yang memerlukan pembedahan untuk diangkat.

Penyakit gigi

Gigi dan gusi yang sakit dapat menyebabkan kucing berhenti makan. Kucing dapat mematahkan giginya, mengembangkan lesi resorptif pada giginya, mengembangkan radang gusinya, membentuk abses gigi, dan masalah gigi lain yang menyebabkan rasa sakit pada mulut.

Hal ini akhirnya membuat kucing tidak mau makan. Namun, masalah gigi sulit didiagnosis pada kucing dan dokter hewan mungkin perlu membius kucing untuk mengevaluasi masalahnya.

Rasa makanan

Seekor kucing memakan satu rasa dari merek yang sama, tetapi sepenuhnya menolak rasa baru karena preferensi.

Kucing peliharaan yang tiba-tiba menolak makan bisa karena produsen makanan mengubah rasa dan bahan tanpa tanda yang jelas pada kemasannya. Kucing mungkin memperhatikan dan mengenal perubahan rasa makanan ini sehingga tidak nafsu makan.

Bentuk atau tekstur makanan

Selain rasa, kucing bisa peka terhadap bentuk dan tekstur tertentu dalam hal makanan.

Beberapa kucing menyukai bentuk segitiga, kucing lain menyukai bentuk bulat, dan sebagian kucing hanya akan makan makanan kering yang renyah atau makanan basah kalengan.

Kerusakan makanan

Kucing memiliki indera penciumanan yang tajam Makanan yang kedaluwarsa atau basi menjadi penyebab kucing tidak mau makan.

Periksa tanggal kedaluwarsa pada makanan atau paling tidak mengendusnya untuk mengatahui apakah baunya tengik atu masih segar.

 

source : kompas.com
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *