Kucing Berjalan Pincang? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jika kamu menemukan kucing peliharaa mu jalan dengan kaki pincang, kamu mungkin akan bertanya-tanya penyebabnya. Sebaiknya segera periksa kaki kucing, apakah ada duri atau luka yang terbuka pada kaki kucing.

Selain akibat dari duri atau luka, pincang pada kaki kucing juga dapat disebabkan hal lain seperti masalah pada syaraf dan sendi.

Melansir dari Vet of The Rockies, jika kamu melihat tanda-tanda seperti bengkak, kemerahan, darah, dan kucing mulai lesu sebaiknya segera bawa kucing ke dokter hewan. Berikut ini adalah beberapa penyebab kaki kucing tiba-tiba pincang dan cara mengatasinya.

credit : halodoc

 

Masalah ortopedi

Salah satu penyebab masalah ortopedi pada kucing adalah saat ia melompat dari ketinggian. Kucing memang ahli dalam melompat, namun ketika ia tidak siap untuk jatuh kemungkinan terjadi masalah pada pergelangan kakinya.

Hal ini seringkali dialami oleh kucing yang masih muda atau kucing tua dengan masalah persendian. Untuk itu sebaiknya pastikan jendela atau balkon aman agar kucing tidak jatuh ke area bawah.

Masalah ortopedi lainnya seperti keselo patellar atau tempurung tutut yang tidak pada tempatnya juga dapat menyebabkan pincang. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan agar kucing mendapatkan pertolongan.

Arthritis

Pincang, perubahan dalam berjalan, kaku, dan kesulitan melompat atau memanjat dapat berarti bahwa kucing peliharaan mu semakin tua dan mereka menderita nyeri sendi artritis.

Jika kucing tetap pincang atau dengan gejala nyeri lainnya dan tidak membaik dalam 24 jam, bawalah kucing ke dokter hewan agar segera di tangani.

Kardiovaskular

Jika kaki belakang kucing tidak berfungsi, bisa jadi ini merupakan masalah kardiovaskular. Kelemahan kaki belakang dapat terjadi pada kucing yang memiliki penyakit jantung yang dikenal sebagai kardiomiopati hipertrofik (HCM).

Penyakit ini menyebabkan penebalan otot jantung, yang dapat menyebabkan pembekuan darah yang mengganggu suplai darah ke kaki belakang, yang dikenal sebagai feline aortic thromboembolism (FATE). jika kucing menyeret salah satu atau kedua kaki belakangnya, sebaiknya segera bawa ke dokter.

Neurologis

Jika kucing tiba-tiba pincang dan tidak ada indikasi penyakit ortopedi, jaringan lunak, jantung, atau penyakit lainnya yang jelas, dokter hewan atau spesialis akan mempertimbangkan kemungkinan masalah neurologis.

Sama seperti manusia, kucing yang lebih tua (sembilan tahun atau lebih) dapat mengalami cedera neurologis. Cedera ini menyebabkan hilangnya gerakan, termasuk stroke atau kompresi pada sumsum tulang belakang, penyakit cakram intervertebralis atau IVDD, yang terjadi ketika bantalan bantalan di antara tulang belakang mengeras.

Cara mengatasi dan membantu kucing yang pincang

Saat kucing berjalan dengan pincang, salah satu saran terbaik ialah konsultasikan dengan dokter hewan agar kucing mendapatkan treatment yang sesuai. Selain itu kamu bisa melakukan hal berikut ini untuk membatu kucing merasa lebih baik:

  • Bawa kucing ke dokter hewan, dokter akan melakukan X-ray untuk memeriksa apakah terdapat retakan atay tulang yang patah pada kucing.
  • Hindari memberikan obat pereda nyeri manusia tanpa resep dokter hewan, obat manusia dapat berbahaya dan beracun bagi kucing.
  • Bantu kucing dengan meletakkan tempat buang air, wadah minum dan makan di area yang mudah dijangkau. Letakkan tempat tidurnya di area yang jarang di lalui manusia agar kucing merasa tenang.

 

source : kompas.com
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *